H. Rohandi, S.Ag | Ketua PKPU Aceh
Bagaimana persiapan Qurban PKPU tahun ini?
Qurban merupakan satu dari dua kegiatan rutin umat islam yang menjadi konsen kegiatan kita dalam rangka memberdayakan qurban yang disalurkan oleh donatur melalui lembaga pkpu kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Tagline kita adalah “kutunggu qurbanmu” artinya memang, kami melihat kebutuhan masyarakat khususnya saudara-saudara kita yang tidak mampu, kekurangan pangan dan makanan, dan gizi seperti daging. Makanya filosofinya kita mengajak, menyalurkan, dan memberikan kepada mereka-mereka yang berhak tersebut.
Sampai dengan saat ini apa saja yang sudah terlaksana?
Alhamdulillah kalau dari sisi ajakan kita sudah menyampaikannya melalui berbagai media, untuk penyaluran dan distribusi kita juga sebagaimana disampaikan kita punya pondok-pondok, binaan-binaan di rumah-rumah yatim, dan keluarga miskin yang sudah kita miliki datanya, selain itu juga ada dari data bagian kebencanaan. Dan juga tim kita juga sudah dibagi-bagi di wilayah masing. Dalam distribusi juga, tentunya kita punya standarisasi tersendiri untuk membuat laporan nantinya. Misalnya Peng-Qurban mau berikan/salurkan qurbannya ketempat akad sendiri silahkan, dan kalaupun dipercaya untuk menyalurkan melalui kepercayaan distribusi kami akan kami salurkan, yang nantinya akan kita berikan laporan penyalurannya sekalian.
Apakah ada prioritas utama penyaluran Qurban PKPU tahun ini?
Prioritas utama ke anak-anak yatim binaan PKPU sendiri, maupun di luar pondok,. Justru yang paling banyak itu di luar pondok, di luar pondok saj kita memiliki 1400 orang lebih anak yatim dan fakir miskin yang memang luas jangkauannya semisal Aceh Besar kan luas sekali. Kalau yang di pondok pun lebih terintegrasi, sedangkan yang di luar pondok tersebar di berbagai desa dan kecamatan sehingga memerlukan team yang lebih siap.
Untuk Peng-Qurban Sendiri yang sudah menjadi pendonor sampai saat ini?
Sampai saat ini Alhamdulillah untuk Qurban per orangan sudah 15-an orang, sedangkan dari komunitas juga sudah tergabung dari komunitas sekolah dan juga perusahaan-perusahaan, dan kita akan terus menunggu sampai dengan berakhirnya hari tasyrik yaitu sampai dengan 3 hari raya Iedul Adha. Dan peng-qurban sendiri tidak hanya dari dalam negeri, bahkan juga ada dari saudara-saudara muslim kita di Jerman, Malaysia, Arab Saudi, dan juga dari beberapa negara lainnya sudah banyak yang ingin menyalurkan Qurbannya bersama PKPU
Seruan Anda kepada para jama’ah jum’at dan masyarakat Aceh?
Iya, yang jelas kami masih terus menerima, mengajak dan insya Allah membantu menyalurkan kepada siapapun yang berhak menerimanya tentunya, koridornya kami mengakadkan penerima Qurban ini lebih kepada anak yatim, keluarga fakir miskin dan korban-korban bencana gempa bumi maupun yang lain-lain. Nah kami mengharap kerjasama dari para donor, donatur dan pekurban. Dan kami persilahkan dengan kepercayaan bersama kita menjadi jalan kebaikan buat saudara-saudara kita Insya Allah!
Selain Program qurban ada program apa lagi di PKPU Aceh
Selain program qurban yang menjadi agenda rutin tahunan kita, ada juga sekolah yang menjadi binaan kita seperti SMA Neuheun, selain itu ada juga program kesehatan yang kita namakan dengan pro-smiling yaitu program kesehatan keliling bagi masyarakat, dan yang masih berlangsung sekarang adalah program BUDARZI, yaitu Ibu Sadar Gizi, yang sifatnya penyuluhan dan pemberian gizi bagi bayi dan ibu. (Dar)
Bagaimana persiapan Qurban PKPU tahun ini?
Qurban merupakan satu dari dua kegiatan rutin umat islam yang menjadi konsen kegiatan kita dalam rangka memberdayakan qurban yang disalurkan oleh donatur melalui lembaga pkpu kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Tagline kita adalah “kutunggu qurbanmu” artinya memang, kami melihat kebutuhan masyarakat khususnya saudara-saudara kita yang tidak mampu, kekurangan pangan dan makanan, dan gizi seperti daging. Makanya filosofinya kita mengajak, menyalurkan, dan memberikan kepada mereka-mereka yang berhak tersebut.
Sampai dengan saat ini apa saja yang sudah terlaksana?
Alhamdulillah kalau dari sisi ajakan kita sudah menyampaikannya melalui berbagai media, untuk penyaluran dan distribusi kita juga sebagaimana disampaikan kita punya pondok-pondok, binaan-binaan di rumah-rumah yatim, dan keluarga miskin yang sudah kita miliki datanya, selain itu juga ada dari data bagian kebencanaan. Dan juga tim kita juga sudah dibagi-bagi di wilayah masing. Dalam distribusi juga, tentunya kita punya standarisasi tersendiri untuk membuat laporan nantinya. Misalnya Peng-Qurban mau berikan/salurkan qurbannya ketempat akad sendiri silahkan, dan kalaupun dipercaya untuk menyalurkan melalui kepercayaan distribusi kami akan kami salurkan, yang nantinya akan kita berikan laporan penyalurannya sekalian.
Apakah ada prioritas utama penyaluran Qurban PKPU tahun ini?
Prioritas utama ke anak-anak yatim binaan PKPU sendiri, maupun di luar pondok,. Justru yang paling banyak itu di luar pondok, di luar pondok saj kita memiliki 1400 orang lebih anak yatim dan fakir miskin yang memang luas jangkauannya semisal Aceh Besar kan luas sekali. Kalau yang di pondok pun lebih terintegrasi, sedangkan yang di luar pondok tersebar di berbagai desa dan kecamatan sehingga memerlukan team yang lebih siap.
Untuk Peng-Qurban Sendiri yang sudah menjadi pendonor sampai saat ini?
Sampai saat ini Alhamdulillah untuk Qurban per orangan sudah 15-an orang, sedangkan dari komunitas juga sudah tergabung dari komunitas sekolah dan juga perusahaan-perusahaan, dan kita akan terus menunggu sampai dengan berakhirnya hari tasyrik yaitu sampai dengan 3 hari raya Iedul Adha. Dan peng-qurban sendiri tidak hanya dari dalam negeri, bahkan juga ada dari saudara-saudara muslim kita di Jerman, Malaysia, Arab Saudi, dan juga dari beberapa negara lainnya sudah banyak yang ingin menyalurkan Qurbannya bersama PKPU
Seruan Anda kepada para jama’ah jum’at dan masyarakat Aceh?
Iya, yang jelas kami masih terus menerima, mengajak dan insya Allah membantu menyalurkan kepada siapapun yang berhak menerimanya tentunya, koridornya kami mengakadkan penerima Qurban ini lebih kepada anak yatim, keluarga fakir miskin dan korban-korban bencana gempa bumi maupun yang lain-lain. Nah kami mengharap kerjasama dari para donor, donatur dan pekurban. Dan kami persilahkan dengan kepercayaan bersama kita menjadi jalan kebaikan buat saudara-saudara kita Insya Allah!
Selain Program qurban ada program apa lagi di PKPU Aceh
Selain program qurban yang menjadi agenda rutin tahunan kita, ada juga sekolah yang menjadi binaan kita seperti SMA Neuheun, selain itu ada juga program kesehatan yang kita namakan dengan pro-smiling yaitu program kesehatan keliling bagi masyarakat, dan yang masih berlangsung sekarang adalah program BUDARZI, yaitu Ibu Sadar Gizi, yang sifatnya penyuluhan dan pemberian gizi bagi bayi dan ibu. (Dar)
0 coment:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !