Masyarakat di Provinsi Aceh masih menunggu tambahan kuota haji seperti yang dijanjikan Menteri Agama Suryadharma Ali sebanyak 5.000 orang setiap tahunnya sebagai upaya mengurangi daftar tunggu yang kini mencapai 38.033 orang. "Pak Menteri sudah memberikan sinyal akan menambah jatah calon haji Aceh apabila pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan bagi Indonesia," kata Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh A Rahman TB di Banda Aceh, Rabu.
Ia mengatakan Kanwil Kemenag Aceh masih menunggu informasi tersebut dari Kemenag hingga September 2011 terkait ada atau tidaknya penambahan kuota dari Arab Saudi. Disebutkannya, pemerintah memberikan kuota calhaj Aceh pada musim haji 2011 sebanyak 3.924 orang. "Jika September nanti ada tambahan kuota dari Arab Saudi, kita berharap kuota yang dijanjikan Pak Menteri dapat direalisasikan pada setiap musim haji," katanya.
Menurut dia, sistem kuota haji di Indonesia dihitung berdasarkan satu per 1.000 penduduk muslim. Jadi, penambahan kuota tersebut tidak bisa mengambil jatah provinsi lain. "Kita berharap Pemerintah Arab Saudi dapat segera memberikan tambahan kepada Indonesia sehingga upaya memperkecil jumlah daftar tunggu di Aceh dapat terwujud di masa mendatang," katanya.
Minat masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu , sebut A Rahman ,untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci cukup tinggi sehingga jumlah daftar tunggu akan terus bertambah setiap tahunnya jika tidak ada tambahan kuota."Jumlah daftar tunggu calhaj Aceh terus bertambah setiap tahunnya, sementara kuota yang diberikan tidak bertambah," katanya.
Ia mengatakan, apabila warga Aceh ingin menunaikan ibadah haji harus menunggu sekitar 10 tahun agar bisa terbang ke Tanah Suci melalui Embarkasi Banda Aceh.(ant)

0 coment:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !