Menurut panitia pelaksana perayaan Tahun Baru Islam Kota Lhokseumawe Nurmalita, menyebutkan, dari 113 sekolah yang ada di Kota Lhokseumawe, sebanyak 63 tingkat SD/MI, 26 tingkat SMP/MTs dan 24 sekolah tingkat SMA/ sederajat. Serta pawai buasana muslim itu juga merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Pemkot Lhokseumawe dalam menyambut tahun baru Islam, ujarnya.
Peserta karnaval busana muslim dari pelajar tersebut dilepas oleh Wali Kota Lhokseumawe Munir Usman, yang bertempat di Lapangan Hira' Lhokseumawe. Pada kesempatan itu, walikota tidak memberikan kata sambutan, mengingat kondisi cuaca yang terlihat sangat mendung.
Sejumlah peserta pawai busana muslim tersebut, mengelilingi beberapa ruas jalan yang telah ditentukan oleh panitia dalam seputaran pusat Kota Lhokseumawe. Disejumlah ruas jalan itu pula, terutama pada persimpangan dijaga oleh petugas Polantas Polres Lhokseumawe dan petugas dari Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, yang mengatur lalulintas agar tidak terganggu peserta pawai.
Peserta karnaval tersebut, memakai busana muslim dengan berbagai model dan gaya, serta pakaian adat Aceh. Juga diringi dengan grup musik Rebana dari sekolah peserta karnaval. Namun, di saat akan berakhirnya pawai busana muslim tersebut, turun hujan. Sementara masih ada sebagian peserta dari tingkat SMA sederajat yang masih di jalan. Sedangkan peserta dari SD dan SMP sudah kembali lagi ke Lapangan Hira' sebagai tempat finish dari pawai tersebut.
Masyarakat juga terlihat antusias menyaksikan pawai busana muslim yang digelar setahun sekali tersebut, mulai dari lapangan Hira' hingga disejumlah ruas jalan yang menjadi rute peserta karnaval tersebut.(ant)

0 coment:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !