Headlines News :
Home » » Solusi dalam Penanggulangan Kemiskinan

Solusi dalam Penanggulangan Kemiskinan

Written By MAHA KARYA on Saturday, August 27, 2011 | 8/27/2011

Zakat produktif merupakan salah satu cara dalam pendayagunaan dana zakat di Baitul Mal Aceh. Dalam kamus Bahasa Indonesia, kata produktif berasal dari bahasa inggris “productive” yang berarti banyak menghasilkan, memberikan hasil, banyak mengasilkan barang-barang berharga yang mempunyai hasil baik. “productivity” daya produksi. Dari pengertian tersebut jika dikaitkan dengan zakat produktif ialah zakat disalurkan kepada mustahiq zakat sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sekarang dan pada masa yang akan datang atau terus menerus, sehingga pada masanya nanti dapat mengangkat perekonomiannya menjadi muzakki.

Pelaksanaan penyaluran zakat produktif dalam bentuk modal usaha yang selama ini dijalankan dapat dibagi menjadi dua, yaitu bersifat bergulir (revolving) dan tidak bergulir. Modal usaha bergulir disalurkan dalam bentuk Qardhul Hasan. Sementara untuk modal yang tidak bergulir, disalurkan dalam bentuk modal berupa uang, barang dan sebagainya.

Pelaksanaan zakat produktif selama ini di Baitul Mal Aceh disalurkan dalam bentuk bergulir (revolving). ada beberapa manfaat jika zakat disalurkan dalam bentuk revolving, yaitu:
Pertama, manfaat zakat dapat dirasakan oleh banyak mustahiq, karena terus akan bergulir dikalangan mereka sendiri. Kedua, ustahiq dapat lebih giat dalam menjalankan usahanya, karena mendapat pembinaan dari Baitul Mal.

Manfaat ketiga, dana zakat dapat terjaga dan terpelihara dari orang-orang pemalas dan pendosa.
Sementara Manfaat keempat dan keliman,Zakat merupakan sarana pertolongan bagi mustahiq dan Zakat dapat mendorong mereka untuk meraih kehidupan yang lebih layak, sehingga dengan demikian masyarakat akan terlindung dari penyakit kemiskinan, dan negara akan terpelihara dari penganiayaan dan kelemahan.

Untuk saat ini zakat yang dikumpulkan Baitul Mal Aceh sampai dengan pada tahun 2010 sebesar Rp. 10.608.890.378.01,-. Jumlah ini rasanya masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah Instansi, karyawan atau PNS yang bekerja pada level Provinsi dan hasil keuntungan dari yang diperoleh dari perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, mengingat zakat yang dikumpulkan Baitul Mal Aceh masih sangat terbatas, sementara jumlah mustahiq masih banyak, kiranya untuk zakat produktif dalam bentuk revolving dapat dicoba.

Baitul Mal Aceh dalam menyalurkan zakat produktif dengan membentuk Unit Pengelola Zakat Produktif (UPZP) sejak tahun 2006, yang terbagi dalam 4 sektor, yaitu sektor perdagangan, pertanian, peternakan dan becak mesin. Modal usaha yang diberikan berfariasi tergantung pada usaha yang dijalankan. Jumlah penerima bantuan ini sebanyak 1721 Mustahiq

Para penerima zakat produktif disamping diberikan modal usaha, mereka juga diwajibkan untuk mengikuti pengajian yang dilaksanakan Baitul Mal Aceh. waktu dan tempat disepakati bersama antara petugas Baitul Mal Aceh dan Mustahiq. Tujuan diberikannya pengajian ini ialah untuk meningkatkan rasa keimanan kepada Allah SWT. Kemudian setelah diberikan pengajian, para mustahiq dapat menyampaikan pendapat-pendapatnya dalam perkembangan usaha yang nantinya dijadikan bahan pertimbangan petugas UPZP dalam penyaluran bantuan tahap selanjutnya.

Demikian beberapa uraian mengenai pendayagunaan zakat dalam bentuk penyaluran zakat secara produktif di Baitul Mal Aceh, semoga dapat bermanfaat. Wallahu ‘alam bis shawaf. hendra
Share this article :

0 coment:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Alamat:Komplek Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. - Kontak. Telp:+62852 8244 0074 - Email: gema_btr@yahoo.co.id
Copyright © 2014. Gema Baiturrahman Online - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template Editing by Saifuddin