Illiza Sa'aduddin Djamal maju kembali sebagai wakil walikota Banda Aceh bersama Mawardi Nurdin. Illiza tetap bersedia kembali menjadi nomor dua, pasalnya dengan posisi tersebut, ia bisa leluasa memperhatikan terhadap perempuan.Walaupun orang nomor dua, kata Illiza, tetapi Mawardi selalu memberi wewenang kepadanya dalam menentukan kebijakan."Meskipun orang nomor dua tetapi saya dinomor satu kan,"ujar Illiza pada acara Temu Kandidat Bupati/Wakil Bupati Perempuan se-Aceh di Taman Putroe Pahang, Minggu (4/12).
Lanjut Illiza, ia mau maju kembali berkat dorongan dari kawan-kawan perempuan. Namun yang mejadi persoalan katanya ketika perempuan di tolak oleh perempuan, atau calon perempuan tidak didukung oleh perempuan.
"Saya masih setia dengan satu pasangan, tidak pindah ke lain hati.sejak awal maju sebagai calon, saya punyu visi misi," tukas pemimpin perempuan itu yang telah terdaftar di KIP dalam penyampaian visi misi & komitmen.
Lanjutnya lagi, selama ini sudah bayak dibentuk lembaga-lembaga perempuan selama ia menjabat. Salah satunya Balai Syura Inoeng Aceh. Meskipun masih banyak yang kurang, dan telah dilahirkan qanun kesetaraan jender.
Menurut Illiza kalau yang meminpin itu laki-laki maka mereka tidak tahu apa kemauan perempuan. Selain itu, Illiza meminta jangan ada perempuan yang terlibat dalam poltik praktik, yang rela menjual suara untuk kepentingan partai. "Paling bahagia jika pun tidak terpilih, tetepi perempuan berada di pihak kita,"imbuh Illiza.[tgj]

0 coment:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !